• Daur Ulang Botol Plastik – Proses Pengelolaan Daur Ulang Botol Plastik

    Posted on July 31, 2013 by in plastik daur ulang

    Daur ulang botol plastik bisa dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin agar mampu menurunkan limbah plastic yang ada di lingkungan masyarakat. Daur ulang botol plastik merupakan salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bahan baku impor. Karena dengan memanfaatkan limbah plastik ini, masyarakat akan lebih mudah untuk menanamkan kebiasaan lebih baik dan tidak boros dalam menggunakan botol atau perlengkapan plastik lainnya.

    Daur ulang botol plastikPemanfaatan limbah plastik ini bisa dilakukan dengan cara daur ulang (recycle) maupuan dengan cara penggunaan kembali (reuse). Untuk keperluan rumah tangga, di Indonesia lebih mengenal cara pemakaian kembali atau reuse, misalnya dengan memanfaatkan bekas botol air mineral sebagai pot bunga, memanfaatkan tempat cat sebagai wadah perlengkapan atau untuk ember, dan lain sebagainya. Tetapi resiko yang memungkinkan ketika memilih untuk memakai metode reuse atau pemakaian kembali adalah memungkinkan terjadinya pemalsuan produk yang mulai marak terjadi di daerah perkotaan.

    Daur ulang botol plastik pada umumnya dilakukan oleh industri. Agar suatu limbah bisa dilakukan oleh suatu industry, maka dibutuhkan persyaratan tertentu, antara lain:

    • Limbah harus sudah dalam bentuk tertentu yang disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya pellet, biji, pecahan dan serbuk.
    • Limbah harus bebas dari kontaminasi.
    • Limbah harus homogen.
    • Limbah tidak boleh teroksidasi.

    Nah untuk bisa membuat limbah yang akan diolah bisa sesuai dengan persyaratan tersebut, limbah harus melalui proses tahapan sederhana, yaitu melalui proses pemisahan, pemotongan dan juga penghilangan zat-zat tertentu, seperti besi dan lain sebagainya.

    Daur ulang botol plastik di Indoesia sejatinya lebih menguntungkan daripada di Negara maju. Karena di Indonesia sendiri dilakukan konsep pemisahan sampah secara manual yang tidak dilakukan oleh Negara maju manapun. Karena di Indonesia mempunyai tenaga kerja yang berlimpah untuk melakukan pemisahan sampah secara manual. Sehingga di Indonesia tidak perlu menggunakan peralatan canggih yang berbiaya tinggi untuk memilih dan memilah sampah. Hal inilah yang kemudian membuat peluang perkembangan industry daur ulang sampah plastic menjadi sangat terbuka lebar di Indonesia.